Cita-citaku….

Akhir-akhir ini koq banyak yang nanya soal cita-cita aku ya…., jadi bingung juga kalau ditanya soal cita-cita sih…., yang pasti dari kecil sampai sekarang cita-citaku berubah-ubah gitu…., pernah ingin jadi guru, dokter, wartawan, bahkan pernah juga pengen jadi karyawan pabrik coklat, ini lantaran aku suka sekali makan coklat…., hehehe…, tapi aku gag pernah bercita-cita jadi tukang insinyur… lha koq malah bentar lagi jadi tukang insinyur (amin)….

Padahal, sebenarnya aku ingin mengabdikan diri aku ke daerah terpencil gitu…. ngajar anak-anak di daerah terpencil…, biar semua anak indo jadi pintar…., tapi kayakna keinginan aku ini belum bisa terwujud saat ini… yah mudah-mudahan aja suatu saat bisa terwujud…

kalau ngomongin cita-cita, aku jadi ingat ayahku dech…. Dulu, saat ayahku masih ada, dan saat tidak bekerja gt, aku sama abangku sering diajak maen. Diajak liburan bersama gt. Dan saat-saat terakhir bersama ayah, aku masih ingat, rasanya seumur hidup aku gag akan bisa lupa. Bahkan sering kebawa mimpi. Aku masih berada di rumah kami yang lama, sebelum pindah di tempat kami yang baru. Aku duduk dipangkuan ayah sambil maen tebak-tebakan. Eh semalam aku mimpiin ayahku, jadi aku seperti dejavu gt. Di mimpi dan kejadian nyata hampir sama, jadi mimpiku semalam mengingatkan aku tentang kejadian waktu itu. Sebelum Ayah pergi untuk selamanya aku pernah bilang “I will be sad when you die…. Daddy….” . Ceritanya gini… aku minta tolong ayah diajarin ngerjain PR gitu. Ayah bilang, kalau aku mesti belajar, biar bisa jadi seperti apa yang aku cita-citain gt. Trus ayah nanya aku.

“What would you like to be when you grow up sweetheart?”

“A docter or maybe I would work at Gar*** with Mummy so we could see each other every day and have dinner in the cafe.”

(Ayahku tersenyum….)  “That sounds like fun”

“I would not like to be a pilot like daddy because when I was flying I might stop flapping my wings and then I would fall down from the sky and I would die.” (gambaranku saat itu, ayahku sering terbang seperti burung)

(Ayah terlihat merenungkan kata-kata aku)

“I will be sad when you die…. Daddy….”

Entah kenapa aku tiba-tiba bilang seperti itu…., tapi aku takut aja kehilangan ayah…

“Why do people die?” and “Who will look after us when you are dead?

Ayahku geleng-geleng kepala…. “ehmmmmm…..”

“Oh, I won’t be dying for a long time yet, sweetheart”, “Just imagine how full the World would be if no one ever died!” and “There are lots of people who love you and would look after you but you needn’t worry; Daddy and Mummy aren’t going to die any time soon”

(tp kenyataan berkata lain :( )

“Will you die?”, “Will Mummy Die?”, “Will nana die?”, “Will nani die?”, and then moved on to “Do birds die?”, “Do dogs die?”, “Do trees die?”, “Do hamster die” Do rabbit die too…

“Everything that’s alive dies eventually, but don’t forget: new ones are born, too”, um, never mind.” (bener juga ya….. )

Yah…. akhirna aku inget papa…., kangen banget….. papa…. aku  dah mo raih mimpi aku…. moga saja…. aku bisa wujudkan cita-cita aku yang lain….

Kawan… jangan pernah takut bercita-cita tinggi…. kalau kamu punya cita-cita… make it happen!!! dan harus ingat… never give up!!! berjuang dan terus berjuang agar kita bisa raih mimpi kita, cita-cita kita,… ok…. :)

Posted in Kehidupan | Tagged , | 1 Comment

Cinta Laut kepada Senja

Akhirnya bisa update juga, rasanya kangen juga menulis. Semoga masih ada yang mau baca tulisan aku, meskipun tulisan gag berguna seperti ini ^^. Kali ini aku hanya ingin menulis cerpen saja (moodnya nulis gag jelas) :mrgreen:

Mulanya semua berjalan seperti biasanya. Laut menghempas menyampaikan kabar pada pasir putih, atau bergelombang bercanda dengan batu karang. Laut sudah terbiasa bercerita pada pasir putih, juga mengadu pada karang. Di suatu sore yang indah tiba-tiba Laut dikejutkan sesuatu yang indah di  langit. Dia begitu terpukau pada  semburat senja yang menyapu langit. Hingga tiap sore menjelang Laut selalu menunggui Senja dengan semburat jingganya . Hingga lama-kelamaan laut jatuh cinta pada Senja.

Continue reading

Posted in cerpen | Tagged , , , , | 38 Comments

Gambar lagi…

belajar gambar

Minna san…, ini adalah hasil begadangan aku saat sedang nugguin pertandingan bola saat world cup kemaren. Karena aku suka memandang langit dan bulan terang benderang. Aku mencoba menggambarkannya, tapi koq ini jadinya seperti bulan atau matahari ya…,[yang bikin aja bingung apalagi yang liat]  ^^ , Yah… yang terpenting aku berniat menggambar bulan yang terang benderang gitu, coz aku pernah melihat bulan penuh seperti ini dari tempat  favoritku [di loteng] . Dari tempat favoritku seluruh angkasa terlihat semakin luas. Sementara di bawah sana lampu-lampu kota terlihat kelap-kelip. Hati terasa damai jika dah liat langit lengkap dengan segala aksesorisnya.

Aku suka dalam kesendirian, sering tak ada teman bicara. So…, kalau dah ngerjain tugas biasanya coret-coret gag jelas kayak  gini. Awalnya sih aku gambarnya pakai corel, trus pas coloring pakai photoshop gitu. Seperti biasa aku menggunakan mouse. Pengen banget punya wacom, tapi aku tunda dulu deh, masih ada kebutuhan yang lebih penting dari wacom, toh aku masih bisa menggambar pakai  mouse, meskipun saat menggambar ini sempat ngelempar mousenya, abisnya tiba-tiba saja ngambek gitu mousenya. Doh…, aku sampai sakit hati dibuatnya. Eh abis dilemparin gitu malah bisa di pakai lagi :D , dasar aneh nih!

Yah minna san…, sepertinya ini adalah gambar terakhirku menggunakan lepi kesayanganku, coz setelah gambar ini selesai, tiba-tiba lepiku yang ngambek dan menghembuskan nafasnya yang terakhir :( (, sedih juga rasannya, aku seperti patah hati, bagaimanapun dia telah menemaniku selaman ini, sejak aku SMA lho…, meski dah butut tapi gag jadul-jadul amat koq, enak lagi buat gambar. Apa dia jealous sama yang baru ya? padahal aku perlakuin sama koq…, meskipun dah punya lepi baru yang lebih baik, tapi rasanya aku masih sayang sama lepi lama. Terlalu banyak kenangan di dalamnya, mana ada projectku yang belum kelar lagi… :( mo opname tapi ternyata tuh sakitnya cuma pada inverternya. Atau VGA nya, entahlah…, untuk sementara biar dia istirahat dulu aja. Lho koq jadi bahas lepi ya, heheheh….

Minna san… Aku sering merasa sedih, kesedihan yang ,mengakar kuat dalam tubuhku. Entah mengapa sedih itu suka sekali mengeram di perutku seolah ia telah menemukan rumah yang nyaman dan enggan untuk keluar. So… untuk mengusirnya cara yang ampuh adalah menyalurkan hobby yang gag jelas ini, biasanya hati jadi agak enakan setelahnya. Kalau kalian sering sedih, coba deh salurkan hobby yang kalian suka, pasti gag sedih lagi. Nah ini buktinya, aku jadi terobati kalau sedang gambar, rasanya semua sedih jadi bisa terlupakan gitu. Karena aku masih dalam tahap belajar, jadi maaf saja kalau gambarnya emang gag bagus, masih butuh banyak belajar lagi. :)

Lebih jelasnya liat gambar di sini aja

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | 51 Comments

Aku dan Sepak Bola

Demam world cup telah melanda jutaan orang di penjuru dunia, termasuk aku juga ^^, coz sepak bola adalah olah raga favoritku selain basket dan karate. Gara-gara sepak bola aku rela begadangan sampai mata sembab lho…. [maaf bang Rhoma, begadangku ini ada artinya koq] LOL.., yang penting tidak lupa shubuh ja, hehehe….., meskipun pernah ketiduran dan telat bangun sih… ^^

Pernah ada teman yang bilang sama aku, “apa sih enaknya nonton bola?”, nah kalau aku ditanya seperti itu susah juga ngejelasinnya. Terkadang aku sendiri bingung kenapa bisa suka sama sepak bola. Ada juga yang bilang “bola satu koq direbutin banyak orang, gila tuh”, yah… emang permainannya seperti itu kan? Kalau gag direbutin mah bukan permainan namanya, ya udah tinggal beli satu bola buat satu orang  dan gag akan pernah tercipta permainan sepak bola deh.

Dulu dalam bayanganku maen bola itu capek karena gag kehitung berapa kali kita lari mengejar bola. Tapi ternyata saat aku maen sendiri, gag secapek dalam bayanganku. Apalagi kalau bisa mencetak gol, capeknya langsung hilang seketika deh, justru pas malemnya tuh baru terasa di kaki pada biru semua :D . Yah…, begitulah…, betapa aku mencintai mu bola, bahkan aku sering sekali maen bola hingga segedhe gini. Terkadang aku sampai lupa kalau aku ini perempuan, teman-temanku juga , hihihi…., tapi sekarang sudah tidak maen bola lagi sih, tahun kemaren-kemaren masih suka futsal, tapi sekarang dah nggak. Rasanya koq malu aja hehehe…, ternyata mereka gag perhatikan bola tapi malah perhatiin aku gitu, saat aku tanya, “ngapain lo liat-liat gw?” eh jawabnya ngaco, masak jawab “gag, takut ja tai lalat dijidat lo jatoh” hahahahah…., ada-ada ja ulah temanku.

Tapi meski aku agak-agak seperti cowo, tapi sungguh sekarang dah beda lho.., mungkin kromosom aku lebih banyak Y dari pada X, hahaha…., tapi aku bersyukur banget sekarang dah bisa beda. Pokoqnya sudah beda deh ^^ alhamdulillah…, eh koq jadi curhat. Lanjut lagi ke topik deh….  Intinya aku suka sepak bola, aku suka menonton sepak bola [termasuk pemaennya juga sih, Messi, Villa, Kaka, Klose dll ] ^^.

Jadi apa yang membuatmu suka menonton sepak bola? Ya karena menonton sepak bola itu menumbuhkan rasa penasaran. Pokoqnya sesuatu yang tidak pasti. Bisa membuat kita berprediksi beda-beda. Kita jadi ada perasaan harap-harap cemas.  Apalagi kalau aku menjagokan salah satu Tim dan sudah yakin Tim jagoanku itu bakalan menang, eh gag tahunya kalah, hatiku jadi terasa teriris-iris, sakit gitu, sedih, sampai kepikiran kenapa bisa kalah. Dan saat Tim yang aku jagokan itu menang, hatiku jadi senang bukan kepalang. Aku merasa bahagia tiada tara, kadang sampai teriak dengan spontan, meloncat kegirangan gitu, sampai-sampai mama pegang dahiku [ini anak gag sakit kan?] hihihihi…, masak dianggap gila sih ^^. Rasa inilah yang membuat aku begitu ingin menonton lagi dan lagi. Seperti kecanduan deh…

Dan menurut aku World Cup 2010 Afrika Selatan kali ini banyak sekali kejutan, banyak Tim-tim besar justru kalah saat babak penyisihan. Perancis dan Itali harus pulang lebih dulu pada babak penyisihan, kemudian Inggris juga, dan masih banyak sekali kejutan-kejutan yang terjadi. Satu hal lagi yang membuat kita tercengang adalah ulah wasit yang menganulir gol. Di sini kita diajarkan tentang kepatuhan hukum. Bagaimana kita harus setuju dengan keputusan wasit yang emang benar-benar salah. Seluruh dunia juga tahu kalau gol Lampard itu sah, tapi cuma wasitnya doank yang bilang gag syah. Hingga akhirnya sang wasit harus mempertanggungjawabkan kesalahan itu dengan di-pecat!. Sebenarnya banyak sekali yang dapat kita pelajari dari sepak bola. Dalam bermain sepak bola kita dituntut untuk bisa bekerja sama dengan tim, tidak boleh egois. Bagaimana kita bisa mengolah bola dengan segala perjuangan hingga membuahkan sebuah gol sebagai titik pencapaian kita. Kita tidak boleh besar kepala kalau ingin menang, kerjasama yang baik bisa membuahkan hasil yang baik dan yang tak kalah penting juga strategi kita. Setiap individu mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing tentunya.

Sebentar lagi piala dunia akan segera berakhir, rasanya koq sedih ya gag bisa nonton bola dengan seru lagi. Banyak sekali yang sedang memprediksikan siapa yang bakal jadi juara, aku pun juga ikut memprediksikannya. ^^, kalian semua pasti juga ikut memprediksi juga kan? ayo siapa yang bakal menang? tapi ingat setiap permainan pasti ada kalah dan ada pemenang. Siapa saja yang akan menjadi juara pastilah emang sudah benar-benar layak menjadi juara. Semoga suatu saat Indonesia bisa lolos ke piala dunia, jadi bukan komentatornya saja yang hebat, tapi bangsa ini juga hebat :) owh iya, jangan taruhan ya…., dosa lho…..Salam olah raga!! lho koq :mrgreen:

Posted in Kehidupan | Tagged , , , | 31 Comments

Membelai Pohon

Sudah beberapa hari ini aku begitu dekat dengan pohon. Aku sangat menikmati petualangan ini. Meskipun capek dan kulit jadi agak item aslinnya emang sudah item, tapi  tak menyurutkan langkahku melanjutkan perjalanan ini. Aku senang sekali bisa begitu akrab dengan pohon. Bahkan ada salah satu pohon yang sangat besar. Akarnnya sangat kuat menancap erat dalam tanah. Tanganku bahkan tak bisa memeluknya. Aku hanya bisa membelainya, merasakan nafasnya yang lirih hingga tak terdengar, tapi dia  hidup seperti kita.

Pohon berbeda dengan manusia. Sejak tumbuh hingga matinya, pohon tetap berada di tempat yang sama. Karena pohon tidak bisa lari ke mana-mana seperti aku.  Akar-akarnya berada lebih dekat dengan pusat bumi, dan daunnya yang paling atas menjulang tinggi hingga seperti menyentuh langit. Hidupnya hanya bergantung pada hujan, matahari dari musim ke musim. Dia mekar menguncup ke mana cahaya matahari itu ada.  Betapa menyenangkan berada di dekatnya, daunnya yang rindang cobalah kamu berteduh di bawahnya, dan rasakan hembusan nafasnya. Dan  aku pernah pernah ingin menjadi pohon. :)

Continue reading

Posted in Kehidupan | Tagged , , , , , | 57 Comments

Kimono and Yukata

Sebenarnya aku pengen banget mengenakan kimono, seperti apa ya aku kalau memakai kimono? Hihihi…. Kalian pasti sudah tahu tentang kimono kan? Itu lho pakaian tradisional Jepang. Nah pasti sudah bisa membayangkan seperti apa kimono itu. Orang Jepang sendiri menyebut kimono sebagai Gofuku atau Wafuku.  Kimono berasal dari kata ki yang berarti mengenakan, dan mono yang berarti pakaian, so…, kimono itu berarti mengenakan pakaian. Kimono itu dipakai pada acara formal. Membuat kimono juga sangat susah, karena biasanya dibikin secara manual, bahkan zaman dulu kimono ditenun menggunakan tangan. Kimono sutera satu set dengan obi dan geta( sendal khusus buat kimono) sangatlah mahal, bisa puluhan juta harganya. Bahkan ada yang ratusan juta. Jadi orang Jepang sendiri ada yang nggak mampu membeli kimono sutera, lha bagaimana denganku ya…, hehehe..

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | 52 Comments

Pelajaran hidup saat mimpi

Bagiku hidup ini memang untuk belajar, dan pelajaran hidup itu bisa kita dapatkan di mana saja. Dari lingkungan kita, dari orang-orang di sekitar kita juga. Semua bisa kita jadikan untuk belajar. Dan semua cobaan hidup yang kita terima adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi. Oleh karena itu, jika kita memiliki masalah yang sangat berat, kita jangan putus asa. Tuhan pasti akan menolong hambanya yang tak pernah putus asa. Dan jika semua jalan telah buntu, tetaplah yakin, bahwa Allah itu selalu bersama kita. Mohonlah pertolongan hanya kepada-Nya. Karena Dia yang maha penolong. Selalu ada jalan bagi orang yang tetap berusaha dan pantang menyerah.

Saat aku sedang sedih, saat otakku sedang buntu. Aku selalu berdoa agar Allah menolongku. Yah…, hanya kepada-Nya aku biasa menumpahkan air mata dan bercerita. Bahkan terkadang sampai ketidur seperti tadi malam. Biasanya kalau aku sedang sedih dan berdoa pada Allah hingga ketidur, aku pasti mimpi aneh. Mimpi tentang pelajaran hidup. Entah mungkin ini suatu kebetulan atau hanya bunga tidur. Tapi aku senang mendapat pelajaran ini. Bukan berrarti aku ini mempercayai mimpi lho…, aku juga tidak mengimani mimpi. Aku takut sekali jika dibilang seperti itu, karena ada seorang teman yang mengatakan kalau mimpi itu pekerjaan setan, apa itu benar? Tapi kenapa disaat aku minta petunjuk dan sedang dalam keadaan sedih selalu mimpi aneh dan tidak masuk akal (kalau masuk akal bukan mimpi kali ya) :D

Continue reading

Posted in Kehidupan | Tagged , , | 34 Comments