Jangan Pergi

Masih ingat di pelupuk mataku, saat kau manja padaku

Saat kau tatap lembut mataku aku begitu bahagia

Bahkan saat pertama jumpa denganmu aku langsung jatuh hati padamu

Aku bahkan sangat sayang padamu

Kau temani hari-hariku yang sepi

Kau kurangi sedihku

Kasih sayangku padamu memancarkan gemerlap damai bahagia

Seperti pagi dan rona merah senja dengan lembayung jingga

Mungkin selarik kata tak akan cukup untuk mengungkapakan bahwa aku peduli padamu

Hari itu saat perkenalan kita pertama kali

Aku masih ingat saat aku pertama kali datang di kota ini

Kamu begitu lembut, menawan hatiku

Aku terbius dengan kemolekanmu

Kamu begitu indah di mataku

Tawa riangmu yang lucu membuat hatiku tak lagi sendu

September adalah bulan yang indah bagiku, dan akan aku kenang selalu

Karena di bulan itu kita telah bersatu

Bulan itu adalah awal kamu menempati relung hatiku

Tapi kini kau terbaring membisu

Bahkan tak sepatah kata terucap dari bibirmu yang lucu

Tak ada lagi tawa riangmu, tak ada lagi sifat manjamu padaku

Kamu begitu lemah

Aku tak lagi tau harus bagaimana memperlakukannmu

Aku tak tau apa maumu


Saat ku tanya tentang sakitmu kau hanya diam

Aku harus bagaimana?

Di bawah matahari hidupmu bergetar, nafasmu kian tersengal

Nafasmu terapung ditanah dan sekarat

Jangan tinggalkan sebutir cinta ini

Aku benar-benar takut kehilangan dirimu

Ku jaga waktu agar selalu bersamamu

Biarkan aku keringkan air mata ini

Aku tak ingin kamu pergi dariku

Jangan pergi dariku

Temanilah aku selalu, cuma kamu temanku, berjuanglah demi aku

Aku akan selalu sayang padamu

Oh Putihku kelinciku sayang, bangunlah demi aku rabbit

Lihatlah aku disini, disampingmu

Apa yang harus aku lakukan agar kamu sembuh?

Kenapa kau tak makan wortel-wortel itu?

Bukankah itu makanan kesukaanmu

Putih jangan pergi dariku, kumohon jangan pergi

Aku rela menanggung sakitmu asal kamu sehat kembali

Ingatlah masa-masa indah kita

Putih, aku ingin kamu terus tersenyum untukku

Aku akan gendong kamu jika kamu sehat nanti, ayo bergeraklah!

Aku ingin kamu lincah seperti dahulu

Makanlah makanan kamu

Aku sudah rindu tawa riang kamu, aku sudah rindu suara kamu

Oh putihku sayang, putihku malang

Doaku selalu menyertaimu, jangan lagi kau buat hati ini bimbang

Ingatlah aku sangat sayang padamu

Bulumu yang putih bersih dan tebal tak akan aku lupakan

Cepatlah bangkit putih aku di sini menunggumu

Kawan blogger yang budiman, mohon doakan putih agar cepat sembuh ya…

This entry was posted in Prosa and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

35 Responses to Jangan Pergi

  1. rismaka says:

    Engkau tidak sendiri…
    Sesungguhnya Dia selalu bersamamu.
    Mungkin Dia sedang menegurmu karena engkau tak mngingatNya.
    Mungkin Dia ingin menunjukkan padamu bahwa engkau membutuhkanNya.
    Mungkin Dia lakukan ini padamu, agar kau manja padaNya.
    Mengemis cintaNya.
    Membutuhkan pertolonganNya.

    Janganlah kau ucapkan “jangan pergi” padanya.
    Namun ucapkanlah “kasihanilah ia” padaNya.
    Sesungguhnya aku, engkau dan ia adalah milikNya.

    Ishbir yaa ukht…

  2. Alex says:

    wakakak…..lutcu banget….kiraian apa-apa..ternyata si kelinci ituh……kreatif

  3. bayu200687 says:

    semoga putih cepat sembuh….

  4. ulan says:

    woooohhh… lucu.. sakit ya mbak.. semoga cepet sembuh..

  5. renxe says:

    wahh…semoga putih ga kenapa2 ya ra…
    semoga dia bisa sehat lagi dan temani kamu lagi disana…

  6. zulham says:

    Wah… Aku pikir…

  7. orang yang tulus menyayangi binatang, seekor kelinci, maka bisa dipastikan ia sangat menghargai kehidupan ini. ia akan sangat sensitif dan halus hatinya untuk tersentuh oleh nilai2 kemanusiaan.

    maka ia akan lebih bersedih lagi ketika melihat, seorang manusia yang harus menjadi menderita karena sesuatu.

  8. Setiap yang datang pasti akan pergi dan setiap yang pergi akan meninggalkan kerinduan dan setiap kerinduan akan menjadi cinta yang indah dirasa walau hanya sebelah saja

  9. (e_A)j(i_p) says:

    emg putih bisa tertawa riang? hahaha mana ada kelinci bisa ketawa… bicara apa juga gak bisa, kelinci bahkan gak mengeluarkan suara

  10. maskoko says:

    Putiiihhh…. bangun dong… sepet sembuh ya, kasihan tuh mbak nya🙂

  11. Ya-ya-ya. Kita doakan sama-sama ya…
    Putih hanya butuh belaian sayangmu kok.

    “Ayo Putih, jangan aleman!”

  12. Hejis says:

    Bahagianya si putih, andai ia tahu.
    Mbak Re, buruan bawa ke dokter hewan ajah. Cepet sembuh ya, Putih.😦

  13. dendin says:

    saya doain siputih cepat sembuh
    tapi saya ragu akan keputihan kelinci itu…kebanyakan berjemur jadi agak coklat…🙂

  14. septarius says:

    ternyata radesya penyayang binatang🙂
    punya peliharaan apa aja?

  15. Aulia says:

    sungguh indah kata-kata di atas

  16. redesya says:

    @rismaka

    iya kak…
    selalu ada Dia yang menemani

    @Alex
    Thx ya…

    @bayu200687

    Thx doanya kak

    @ulan

    Thx mbak ulan…

    @renxe

    Thx kak..

    @zulham

    pikir apa kak?

    @tren di bandung

    Kok tau sih…

    @Muhammad Surya Ikhsanudin

    betul banget

    @(e_A)j(i_p)

    putih bisa bersuara kok
    coba deh dengerin…

    @maskoko

    Thx ya mas…

    @Daniel Mahendra

    Thx ya kak Daniel…

    @Hejis

    Iya Pak, dah bawa putih ke dokter kok, mudah-mudahan bisa sembuh

    @dendin

    thx ya..

    iya kebnyakan berjemur

    @septarius

    iya sep
    masih ada kura-kura kecil, ikan, burung, tapi cuma putih yang aku bawa di sini

    @Aulia

    Thx ya..

  17. semoga cepat sembuh kelincinya, dirawat dengan baik ya mbak..

  18. redesya says:

    Thx ya…
    Aku akan rawat putih koq

  19. depz says:

    ho oh
    get well soon deh buat si putih
    n buat si empunya, ttp semangat aja🙂

  20. Gimana kondisi si Putih, Radesya?

  21. redesya says:

    @depz

    thx ya…

    @Daniel Mahendra

    dah semakin membaik kak…

  22. nh18 says:

    Kelinci Toh …
    Hmmm ..
    Semoga lekas sembuh ya Ci …

  23. septarius says:

    pa kabarnya si putih?
    dah sehat belom🙂

  24. fickry says:

    kirainnnnnnn siapa???

    hehehhee..dasar lu ya…gw udah dag dig dug..
    but it’s still valuable..really…

    moga cepet smbuh putihnya…

  25. redesya says:

    @nh18

    iya pak..
    Thx doanya..

    @septarius

    putih dah mendingan sekarang, dah mau makan…

    @fickry

    wah dag dig dug… der!!
    hehehe…

    Thx kak..

  26. Fikri Faris says:

    eh, dah bangun yak, zizizi:mrgreen:

  27. redesya says:

    iya, putih dah bangun sekarang, itu semua berkat doa dari kawan-kawan semua..
    Thx for all

  28. renxe says:

    wahh syukurlah putih dah membaik….
    jangan sakit lagi ya putih…makanya banyak2 olahraga, tuh klo majikanmu main basket km ikut aja ok?

  29. ghani says:

    lutuuuuuuuuuuuuuu!!!

  30. kweklina says:

    walah saya kira seseorang…baca samapi akhir rupanya seekor kelinci lucu..

    Mudaha-mudahan sudah sembuh ya kelinci putih!

  31. redesya says:

    @renxe

    iya kak, dah baikan..

    @ghani

    hmmm…

    @kweklina
    thx ya…

  32. shofiyah says:

    Assalamu’alaykum

    rara ya panggilannya?
    “Ra jangan terlalu mencintai sesuatu dan jangan pula terlalu membenci sesuatu…,”
    hitamku sudah berpulang dan saat itu an jadi takut punya lagi..,an jadi takut waktu mendengar:
    Dakholat mar’ah narr fi hirrin
    hanya satu cinta yang kekal desya.,
    dan kita tidak akan menyesal karena mencintaiNYa..,

    isbir ya ukhti..,
    laa ba’sa toghuron insyaAlloh
    tetep an do’akan kesembuhan putih

  33. radesya says:

    @shofiyah
    Alaikumsalam..
    Mbak boleh panggil apa ja koq
    iya bener banget mbak, thx atas nasehatnya..

  34. winterxiaoda says:

    mudah2an kelinci nya cepet sembuh ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s