Bermimpi (1)

Tak ada hal yang lebih menyenangkan selain bermimpi. Maka bermimpilah kawan semua, karena dengan bermimpi akan menjadi cambuk semangat bagi kita. Bayangkan saja kalau hidup kita tanpa mimpi. Pasti kita hidup tanpa gairah. Kata orang bijak “gantungkanlah cita-citamu setinggi langit” dan kata bijak itu memang benar. Saat aku kecil aku sering mendapat pertanyaan dari guruku.

“Re, kalau kamu sudah besar ingin jadi apa?” kata bu Irma guru TK aku saat itu.

“Re ingin jadi penerbang” Jawabku.

“kenapa kamu ingin jadi penerbang?”

“karena Re ingin melihat langit dari dekat”

Aku memang sudah suka memandang langit dari kecil. Apalagi kalau Ayah yang aku panggil papa bercerita tentang langit. Aku akan begitu antusias mendengarnya. Mungkin karena inilah yang mendorong aku ingin menjadi penerbang. Dan ini adalah cita-cita dan mimpiku yang pertama kali. Bahkan aku suka membayangkan menerbangkan pesawat dan mengambili bintang-bintang di langit kemudian aku bawa pulang. Dalam hayalanku saat itu bintang-bintang itu benda yang sangat kecil dan menakjupkan. Sehingga aku ingin sekali mengambilnya. Berhayal itu tidak butuh modal apa-apa lho, Kita tinggal mencari tempat yang nyaman dan bisa menjadi apa saja sesuai dengan keinginan kita. Saat aku berhayal dan bermimpi jadi pilot, aku bisa berlama-lama menghayalkannya. Bahkan terkadang aku senyum-senyum sendiri.

Semua anak pasti memiliki mimpi yang berbeda-beda. Temanku ada yang ingin jadi dokter, guru, polisi, tentu saja mereka mempunyai mimpi yang indah dengan cita-citanya. Karena aku ingin  sekali jadi penerbang aku suka sekali dengan mainan yang berbentuk pesawat. Biasanya aku juga sering tanya-tanya tentang pesawat sama papa. Dan papa akan dengan senang hati menjelaskannya. Biasanya aku suka mempraktekkan setelah mendapat penjelasan dari papa. Tentu saja dengan gayaku yang seolah-olah sedang membawa pesawat untuk terbang. Kemudian papa bisa tersenyum-senyum saat melihat aku seperti itu.

Aku dan kakak memang sering bermain bersama. Saat itu udara sedang sangat terik. Kami memiliki sahabat yang kebetulan rumahnya disamping rumahku, dia bernama Edo. Kami bertiga sering main bersama. Dan dia paling cengeng suka sekali menangis. Untuk bisa bermain di luar saat itu sangat sulit. Kakak dan aku terkenal anak yang badung. Selalu ada ide untuk ngerjain orang. Biasanya aku suka menyusun puzzle kalau lagi bermain sendirian. Saat itu Edo mengajak kami untuk main di taman. Tentu saja agar bisa main diluar kakak selalu temukan ide agar bisa keluar rumah dengan aman. Biasanya kakak mengeluarkan seluruh pakaian dari alamari terus mengacak-acak. Dan aku juga melakukan hal yang sama. Tidak itu saja, kakak juga bikin rumah menjadi kotor.Pokoknya memberantakkan seisi rumah. Dengan begitu pengasuh kami akan sibuk membenahi rumah. Jadi kami tidak begitu diperhatikan lagi. Kami biasanya mengendap-endap pergi keluar tanpa ada yang tau.

Edo dengan setia menunggu kami. Melihat aku dan kakak dia tersenyum girang. Kami bertiga bergegas ke taman. Tentu saja di sana sudah ada teman-teman kakak yang menunggu. Di taman kami selalu bermain sesuai impian kami. Aku membawa mainan pesawat dan memainkannya di sana. Kadang teman kakak pinjam padaku. Sangat asyik main diluar. Saat bosan aku bisa main ayunan. Edo yang mengayunku. Saat lagi asyik main tiba-tiba kakak udah naik prosotan dan terjun kebawah sambil teriak

“Supermaaaaaaaaaaaannnn!” tentu saja tubuh kakak mendarat dengan manisnya. Bruuuuukkkk!!!!

Kami saat itu jadi terbengong-bengong sekaligus kaget. Aku segera berlari ke arah kakak. Karena setelah jatuh kakak tidak bangun lagi. Saat itu mulut kakak berdarah-darah, aku langsung menangis, Edo yang memang cengeng juga ikut menangis. So, kami bertiga menagis bersama seperti paduan suara. Nada menangis kami juga sama yaitu dengan bilangan 4/4. Saling sahut menyahut. Rupanya kakakku ini ingin sekali jadi Superman. Tokoh idolanya yang bisa terbang juga. Mungkin dalam hayalan dia semua orang bisa terbang seperti Superman. Ha…ha…ha…

Akhirnya aku dapat pelajaran dari sini. “barang siapa melakukan kejahatan akan mendapat balasannya” sebelum pergi kakak sudah jahat ngerjain bibi dan membuat bibi kerepotan. Sejak saat itu kami menjadi anak-anak yang manis dan penurut. Tapi cuma satu minggu saja. Setelah kakak sembuh dari lukanya, kami melakukan hal yang sama lagi. Meskipun gigi kakak patah tapi kakakku ini tidak kapok juga. Termasuk aku juga tentunya.

Belakangan ini aku baru tau, bahwa Tuhan itu menciptakan mahkluknya dengan kemampuan dan takdir yang berbeda-beda. Kakakku yang dari dulu bermimpi ingin menjadi Superman, eh ternyata tidak bisa jadi Superman. (tenang ja kak, kan bisa jadi Harry porter, lebih keren lho…🙂 ) . Aku yang ingin jadi penerbang eh malah nyasar dari cita-cita (coz, suatu saat aku mungkin akan jadi tukang batu) *bisik-bisik*. Maka dari itu aku sarankan, bermimpilah menjadi apa ja, dan jangan hanya punya satu cita-cita, ntar kalau cita-cita yang satu tidak berhasil kan masih ada yang lain.

Tapi jika mimpi dan cita-cita kita tidak terwujud, jangan merasa menjadi manusia yang tak berguna. Setidaknya kita masih punya kesempatan. Bagi kawan-kawan yang ternyata tidak bisa menjadi seorang yang sesuai dengan mimpinya jangan merasa putus asa dan rendah diri. “Apabila tidak bisa jadi pohon beringin, jadi rumputpun akan berguna buat penghias taman, apabila tidak bisa jadi jalan tol, jadi pematang sawahpun bisa berguna bagi petani”. Ayo kawan bermimpilah!!!  maka hidupmu akan dimula.

This entry was posted in Story of my life and tagged , , . Bookmark the permalink.

22 Responses to Bermimpi (1)

  1. itmam says:

    bermimpi…
    bangun…
    dan berusaha mewujudkan impian.
    sebuah filosofi yang bagus, sebagai insan yang dianugerahi kemampuan oleh Tuhan, faktor “usaha” adalah hal yang paling dominan, maka usaha sebagai perwujudan dari setiap impianlah yang menentukan hasil akhir.

    hihihi…, ini dah bangun koq..
    ini juga akan berusah mewujudkan mimpi kak
    doain ya kak…🙂

  2. itmam says:

    teringat petuah bijak dari Aa Gym,
    “gagal merencanakan, berarti merencanakan untuk gagal”
    yah.. impian… hayalan… sebagai bentuk dari sebuah “rencana” akan mengantarkan pada kehidupan yang lebih baik tentunya.

    iya kak, aku setuju dengan kata itu. Semoga saja mimpiku bisa mengantarkan aku pada kehidupan yang lebih baik

  3. senoaji says:

    doh! mimpi dan segala atributenya memang suka menjadi pertanyaan menggelitik ketika kita belajar melihat kehidupan, tetaplah bermimpi tapi jangan kelamaannn

    tapi hidup tanpa mimpi kan tidak asyik…
    iya kan?

  4. adekku sebenarnya giginya juga patah karena aku sih hehehe

    emang Jo diapain? koq bisa patah giginya…

  5. 'Adi says:

    Ku hanya ingin menjadi kepala rumah tangga yg bisa melindungi keluargaku dari panasnya api neraka🙂

    itu sungguh cita-cita yang mulia kak
    semog Alloh mendengarnya ya

  6. depz says:

    keep ur dreams on and keep chase ur dreams

    cayoooooooo

    thx kakak…
    cayooooooooo

  7. mahardhika says:

    teruslah bermimpi Ra…
    karena setiap kenyataan awalnya dari mimpi…🙂🙂

    iya kak, setuju…🙂

  8. han han says:

    kak han han, komennya hilang nih…

    aku juga suka mimpi, karena alam bawah sadar kita bisa merekamnya🙂

  9. Fuad says:

    suatu penemuan itu kadang datang dari mimpi dan khayalan..So Ayo mimpiiiiii. hehehe

    iya, mari kita mimpi sama-sama🙂

  10. shofiyah says:

    Ummm..,
    mbak dulu klomaen juga harus melakukan sesuatu dulu baru boleh maen..,
    ga sebebas anak tetangga ^^
    Tapi ga apa_apa,ternyata ada hikmahnya

    wah, kita sama kak…, jarang banget dapet ijin maen diluar
    dasar kami bandel, selalu ada cara buat maen😀

  11. Bangun dan wujudkan impianmu..
    Bermimpi bukan saatnya lagi..
    Di atas mimpimu hari-hari berat menanti..

    iya, ini mah dah bangun koq
    bener kak, hari-hari berat dah menantiku

  12. septaius says:

    mimpiii…

    adalah….

    kunci….

    menakhlukkan….

    dunia…..

    aih Septa…., ayo yang kenceng nyanyinya….

  13. septaius says:

    banyak orang-orang besar lahir dari seorang pemimpi..

    -smiley man-

    iya sep…
    semoga suatu saat aku juga ya…

  14. achoey says:

    bermimpilah dan realisasikan mimpi itu tuk menjadi kenyataan

    kemana aja dik?

    iya kakak…, Amien..

    ini nggak kemana-mana koq🙂

  15. kezedot says:

    selamat malam
    selamat menikmati akhir pekannya ya
    salam dalam dua musimnya blue

    malem juga Blue…
    selamat berakhir pekan juga ya…

  16. d3ptzz says:

    kalau cita-cita setinggi langit, kenapa ga jadi astronot saja?

    bisa lebih tinggi dari langit.. menembus batas,…😉

  17. hmcahyo says:

    ah….lama gak kesini😀

  18. muhamaze says:

    seperti kata lintang, berabilah bermimpi karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu…

    aku lupa dengan mimpiku..
    salam

  19. Kau ingin menjadi apa, Ra…🙂

  20. zediens says:

    good…good

  21. kezedot says:

    selamat malam sahabat
    mari kita menitipkan doa untuk para korban banjir yuk
    salam hangat dalam dua musimnya blue

  22. RenXe says:

    wah kukira mimpi ketika kita tidur ra😀 aku dah siap2 mau ngasih komen “aku dah lama ga mimpi dikala tidur gimana donk…?” hehehe…

    hmmm…mimpi cita2 yah…iya donk kalo tak ada yg punya cita2 di dunia ini, barang2 yang kita pakai sampai sekarang masih barang2 purbakala yang terbuat dari batu2an..baju yang kamu kenakan pun masih dari dedaunan…trus sore2 dingin gini berjongkok didepan api unggun sambil memanggang daging kambing hasil buruan…hihihihi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s