Tragedi Situ Gintung

Suara gemuruh air itu datang begitu tiba-tiba, air bah telah menyeret apa saja yang dilaluinya. Begitu cepat sekali. Bahkan mobil-pun ikut terseret hingga puluhan meter di kompleks Perumahan Cireundeu Permai. Ada juga yang nyangkut di pohon. Bahkan ada yang nyungsep di atas pagar dalam keadaan terbalik.

Semua hancur, rusak…, jerit tangis dan pilu terdengar di mana-mana. Seorang bapak memeluk anaknya tapi terlepas dari pelukannya. Hanyut terseret air. Banyak yang kehilangan sanak saudara. Kehilangan orang tua, kehilangan anak, istri, suami,sahabat, kakek, nenek😦

Pada saat kejadian, air mencapai ketinggian hingga dua meter dan arus sangat deras sekali. Tak sedikit pagar-pagar yang jebol, jembatan kompleks sepanjang duapuluh meter juga jebol. Pipa PDAM patah dan airnya meluber ke jalan.

Siapa yang patut disalahkan? Semua ini terjadi sudah menjadi kehendak-Nya. Kita tak perlu saling menyalahkan karena itu akan menambah daftar panjang potret negeri kita yang selalu saling tuding tapi tak pernah ada solusi. Semoga kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi.

Mari kita sama-sama berdoa, semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat yang layak di sisi-Nya. Dan korban yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan. Semoga ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Amien…

Aku TURUT BERDUKA CITA YANG SEDALAM-DALAMNYA ATAS TRAGEDI INI

This entry was posted in Kehidupan and tagged . Bookmark the permalink.

24 Responses to Tragedi Situ Gintung

  1. itmam says:

    turut berduka cita, aku lihat di liputan 6 sctv pagi tadi, sungguh diluar dugaan. semoga kejadian ini cepat segera ditangani. dan yang telah mendahului kita, dapan mendapat tempat yang layak disisi-Nya.. Amin.

  2. Memang bukan saatnya mencari siapa yang bersalah. Namun bukankah setiap kejadian mesti dicari akar permasalahannya dan solusi bagaimana cara menyelesaikannya…

  3. HumorBendol says:

    Bendol juga turut berduka cita mbak…
    Semoga semua permasalahan bisa diatasi.

  4. Accan says:

    Turut berduka…..
    semoga Arwahnya diterima disisi-Nya…

  5. Nah, lihat… kematian datang tanpa diundang, datang tanpa kenal waktu. terus bertobat dan berdoa, jangan putus. jangan sampai anda meninggal dalam keadaan kotor… masuk neraka gak bakalan bisa keluar lagi

    • radesya says:

      Iya, kematian itu datang tanpa kita sangka-sangka. Kalau Tuhan sudah berkehendak, maka kita tak akan mampu menolaknya..
      Mari bertaubat, perbanyaklah ibadah, jangan suka berbuat dosa, jadilah orang yang baik dimata Tuhan, juga baik dimata manusia
      ingat ya, bertaubat! Supaya tidak masuk neraka, takut kan?

  6. Cengkunek says:

    turut berduka
    pasti ada hikmahnya

  7. Novianto says:

    Turut Berduka cita, semoga arwah yang meninggal dunia diampuni dosanya dan yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan

  8. dhilacious says:

    sedih banget ngeliat orang2 bergelimpangan kayak gitu..
    mudah2an bantuan bukan dikasih pas awalnya aja..
    tapi terus sampe mereka bisa bertahan sendiri ya…😮

  9. ryu says:

    Ryusm*** mengucapken turut berbela sungkawa atas musibah yang mnimpa saudara-saudara kita di Indonesia…..

    :(( :(( :((

  10. byme says:

    gwa ikut prihatin

    byme

  11. selamat malam sahabat
    jika ada kritikan dalam novelku kasih tahu ya hehehe.
    senang rasanya jika sahabat merespon novel kacangan blue itu
    salama hangat selalu

  12. depz says:

    turut berduka dan mendoakan supaya semua diberi kekuatan dan semua menjadi lebih baik

  13. shofiyah tea says:

    Yah yang harus kita lakukan bukan menyalahkan kegelapan,, tapi menyalakan lilin kehidupan ^_^
    dek desya,,, kangennnnn

  14. Hejis says:

    Aku juga turut berduka. Mengapa bencana yang sebetulnya bisa dicegah tetapi mesti terjadi? *Lho kok malah nanya ya…*

    Kita sangat lemah dalam memelajari pengalaman.

    • radesya says:

      bener Pak…, kita sangat lemah dalam mempelajari pengalaman. Kita selalu saja jatuh pada lubang yang sama
      kayaknya mesti belajar pengalaman lebih banyak lagi agar bisa mengerti…

  15. rismaka says:

    Mbak redes, saya datang dengan sebuah award dan PR yang harus dikerjakan🙂
    http://blog.rismaka.net/2009/fabulous-blog-award-for.rismaka

  16. Septa says:

    Meski bau kematian sudah tercium di panca indera ke enam, tapi ga ada yg bisa merubah takdir Tuhan.. Semoga yg meninggal segala dosa dan kesalahannya di ampuni.. Bagi yg selamat smoga hatinya tabah.. Maaf ga ada senyum untuk kali ini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s