First Love

selalu memikirkannya……
selalu merindukannya……
selalu ingin dekat denganya……
apakah itu jatuh cinta?

entahlah…..
“itukah yang kau rasa?”
my fisrt love..
ssssstt………, jangan bilang mom…

“sudah bertemu dengannya?”
aku belom pernah bertemu
“bagaimana bisa?”
hanya bertemu di ruangan cyber space
bukan secara langsung

mengobrol dengannya rasanya asyik
tidak tau bagaimana tampangnya
lebih asyik lagi
setiap hari ingin membaca suaranya

“itukah cinta pertamamu?”
aku tidak tau
“tidak mau kau menemuinya?’
itu tidak mungkin!
“kenapa?”
karena akan menambah sakit cinta

“bagaimana bisa jatuh cinta dengannya?”
he like my dad..
entahlah…
cinta datang begitu saja, tak bisa ditolak

entahlah…
entahlah…
entahlah…

ada kesedihan
ada kecemburuan

tak mau lagi aku jatuh cinta
cukup sekali saja
“first love”

This entry was posted in Puisi and tagged , . Bookmark the permalink.

10 Responses to First Love

  1. Lex dePraxis says:

    Ini entri yang menarik. Terima kasih sudah berbagi cerita.

    Anyways, salam kenal yah. Dan jika ingin tahu lebih banyak tentang RAHASIA CINTA, bisa cek tulisan saya yang berjudul Butir-Butir Cinta. Sampai jumpa lagi, Sobat.

    Lex dePraxis
    Romantic Renaissance

  2. shofiyah says:

    ehem…cinta itu fitrah manusia dek,,
    tinggal bagaimana kita tiak terbutakan olehnya

    Roudhotul muhibin wa ad dawa’ ad da’wa mode on

  3. Nisa says:

    Semoga mendapatkan cinta yang hakiki… ^^

    mbak… saya link blognya ya… syukron…

  4. DC says:

    hmmm…,TambataN hatIkaH?

    seMogA diA 9ak pin9saN bacA nE tlsN

    Cuz kuTaU y9 dimaKsuD tlsN diataS buKaN diA…

    CONGRAT…

    *To yg disanA:”y9 sabaR yA maS”*

  5. rigih says:

    siapa mahluk tuhan yang beruntung itu Ra…?

  6. rigih says:

    hattrick sekalian deh
    ga nyangka, ternyata masih di apdet juga ya blog ini

  7. rigih says:

    satu lageee neeeh
    ‘membaca suaranya’
    hmmm… frasa yang unik

  8. Zulhaq says:

    sapa tuuuu he he he…
    cinta itu sebuah anugerah terindah yang allah persembhakan untuk kedamain hidup hambanya. tapi, lihatlah dengan bijak, apa yang harus dan tidak di cintai…semoga rara menemukan sang cinta dunia akhirat. bukan hanya cinta pertama melainkan yang pertama dan terakhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s