For My Mom

mother1

Betapa mata ini tak sanggup membendung buliran-buliran air mata. Dan kata indah tak mampu melukiskan betapa besar pengorbanan dan kasih sayangnya. Dia lah “mama” yang telah mempertaruhkan nyawanya demi memberi ruang hidup bagi buah hatinya untuk menghirup hawa dunia. Curahan dan kasih sayangnya yang terus mengalir seluas air samudera yang tak pernah surut airnya. Kadang hanya mampu menghela nafas saat aku berbuat nakal tak turuti nasehatnya. Tak pernah sekalipun melontarkan kata-kata pedas. Tatapan matanya begitu lembut dan menyejukkan.

Dialah mama, yang dengan setia menanti tawa riang dari buah hatinya. Selalu berpeluh air mata tatkala aku terbaring lemah tanpa daya. Manahan dengan gundah gulana dan menunggu keajaiban dari Tuhan. Menghidupkan sepertiga malam dengan menggelar sajadah, menengadah khusuk berdoa agar bisa kembali menikmati senyuman buah hati tercinta. Karena cuma senyuman buah hatinya yang mampu memberi semangat bagi hidupnya. Senyuman buah hatinya yang mampu memberikan kekuatan untuk menerjang dahsyatnya badai kehidupan.

Cinta mama tak lekang dimakan zaman, cintanya yang akan terus terbawa hingga suatu saat ruh terpisah dari raga. Cinta yang begitu deras lebih deras dari air terjun niagara. Cinta yang begitu terang seterang matahari di siang hari. Masih ku ingat kata-kata mama saat aku tanpa daya

“berjuanglah, berjuanglah terus mentari kecilku”

“tersenyumlah mentariku”

Dan semangat yang mama berikan mampu mengembalikan sisa hidupku. Mama…,engkaulah bundaku, hanya engkau penerang jiwaku. Doamu adalah semangat bagi hidupku. Sedihmu adalah siksaan terberat dalam hidupku. Senyuman mama adalah anugerah terindah yang akan selalu menghiasi taman hatiku.

Jika Tuhan mendahulukan nyawaku sebelum nyawamu, tetaplah berdoa untukku mama. Karena dengan doamu akan mempermudah jalanku. Tapi jika Tuhan mendahulukan nyawamu sebelum nyawaku maka aku akan mendoakan mama di setiap detik hidupku, agar bau surga menerangi setiap sudut kuburmu. Karena doa anak yang soleh akan menjadi penolongmu. Aku juga akan selalu berbuat amal kebaikan. Berusaha menjadi orang yang baik agar bisa mengamalkan ilmu yang bermanfaat bagi sesama.

Mama, disetiap goresan penaku tak akan pernah mampu menghapus setiap tetes keringat yang engkau keluarkan demi aku. Engkaulah mama, cuma engkau yang kupunya, wanita tegar yang setegar batu karang. Tak tergoyahkan meskipun ribuan kali gelombang datang menghempasnya. Mama, engkau adalah wonder woman bagiku, karena tak ada wanita yang sekuat mama. Yang rela bersusah payah bekerja banting tulang demi buah hatinya. Apapun yang aku persembahkan tak akan pernah mampu membayar jeritmu saat engkau melahirkan aku. Dan disetiap buliran air mata doamu akan menjadi embun surga bagiku. Dan peluhmu adalah penyejuk hidupku. Kata-kata lembutmu adalah nyanyian bidadari bagiku. Nasehat dan petuturmu adalah penuntun setiap langkahku.

Oh mama!, Engkaulah bundaku. Tak mampu lagi kulukiskan betapa besar jasa-jasamu padaku. Ingin sekali kubasuh kakimu dan bersujud padamu. Jika teringat betapa besar dosa-dosaku padamu. Ampuni aku mama, jika selama ini dah bandel tak turuti nasehatmu. Aku berharap ada cahaya surga di telapak kaki mama buatku. Hanya satu keinginanku mama, ingin sekali aku memuliakanmu di sepanjang hidupku.

mentari

HAPPY BIRTHDAY

I LUV YOU MOM

Semoga mama diberikan kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan, aku akan selalu berdoa buat mama.

Mentari kecilmu

This entry was posted in Prosa and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

54 Responses to For My Mom

  1. depz says:

    tulisan indah buat mama

    titip salam, doa dan ucapan selamat ulang tahun buat mama

  2. septa says:

    wuih bener-bener menyentuh..

    memang deh kalau tulisan dari hati akan sampai ke hati pembaca juga..

    > selamat ulang tahun untuk mamanya Ara..

    semoga selalu sehat dan di rahmati ALLAH.. amiin..

    > nitip salam dan cium tangganya yah.. 🙂

  3. andretyo says:

    orang goblog berkata..
    “Berbahagialah kita yang telah kehilangan ayah namun masih memilikia seorang Ibu..”🙂

  4. andretyo says:

    Orang Goblog Ber-sabda:
    “Berbahagialah kita yang kehilangan seorang ayah tetapi masih memiliki seorang Ibu yang selalu sayang sam kita”🙂

  5. andretyo says:

    Orang Goblog Ber-sabda:
    “Berbahagialah kita yang kehilangan seorang ayah tetapi masih memiliki seorang Ibu yang selalu sayang sama kita”🙂

    • radesya says:

      Iya, kita sama-sama tak punya ayah ya, tapi punya ibu yang hebat, thx ndre..

      • yoan says:

        maaf ya..
        ganti dikit…

        “Berbahagialah kita yang kehilangan seorang ibu tetapi masih memiliki seorang ayah yang selalu sayang sama kita”

        saya sayang ayah saya sampe mampus…

        *ditimpukinmassa*

  6. shofiyah says:

    al jannatu aqdamu ala ummahat..
    Ahh dek desya..
    mbak teh jadi tambah sayang ajaaaah…
    ^_^

  7. kezedot says:

    siang sahabat

    blue jadi ingin pulang ke rumah tuk temui bundaku
    nice
    salam hangat dalam dua musimnya blue

  8. mal says:

    Ibu
    Karya : Iwan Fals ( Album ‘1910’ 1988 )

    Ribuan kilo
    Jalan yang kau tempuh
    Lewati rintang
    Untuk aku anakmu

    Ibuku sayang
    Masih terus berjalan
    Walau tapak kaki
    Penuh darah penuh nanah

    Seperti udara
    Kasih yang engkau berikan
    Tak mampu kumembalas
    Ibu… ibu…

    Ingin ku dekat
    Dan menangis dipangkuanmu
    Sampai aku tertidur
    Bagai masa kecil dulu

    Lalu doa doa
    Baluri sekujur tubuhku
    Dengan apa membalas
    Ibu… ibu…

    • radesya says:

      Om.., koq malah nyanyi.., mama cekikian tuh dengar suara Om🙂

      • mal says:

        walah .. mama kok ketawa .. kan suaraku merdu xixixix merdu buat jadi kondektur bis hehehehe.awas aku dateng ke BSD loh .. deket ini dari cikokol😀

      • radesya says:

        Hihihi…
        Lho, Om koq bisa tau sih? Berarti yang panggil-panggil desya kemaren om ya? Yang pakai tee warna item, kaca mata item, jadul😀 hahaha…

        tung! tung!
        *dipentung om jamal*

      • mal says:

        Yah Yah … bukan jadul tap retro heheheheh. ngeles mode on …

  9. iwan says:

    wah bahagianya yang punya ibu……..
    aku salut ma kamu…karena kamu masih bisa memberikan sesuatu buat ibu kamu……….
    Salam yah buat beliau…dari aq….

  10. nenyok says:

    Salam
    Well, met milad buat Bundamu semoga Alloh memberi kerberkahan selalu. Amin

  11. Aden Kejawen says:

    Met ultah ya mama Radesya………..salamin ya mbak

    salam dari Aden Kejawen

  12. Salam kenal n met ultah buat mamanya ya!

  13. just 'azzam says:

    Ada bnyk cerita tentang ibu, dan cerita2 tsb mjd tulisan bertinta emas yg penuh makna tatkala qt tahu bgmn hrs memberi perhatian kpd mereka. Ibu mana pun di dunia ini tdk akan pernah meminta kompensasi atas ASI yg telah diberikannya kpd qt. Dia pun tdk akan pernah menagih bayaran atas jam kerja yg telah diberikan kpd anak2nya. Begitupun dg perasaannya yg sering b’korban demi anak2 dan suami t’cinta.

    *ah sok tau saya*

  14. edratna says:

    Betapa bangga mamamu membaca untaian indah kalimatmu ini, Radesya.
    Sampaikan Selamat Ulang tahun buat mama mu, berbahagialah beliau mempunyai anak yang baik seperti Radesya

  15. kawanlama95 says:

    Sya , kata – kata itu memang indah bila kita membacanya.Akan lebih baik lagi bila engkau memberikan bukti kepada mamamu. karena itu lebih baik dari tidak sekedar kata.jadi Tindakan adalah bukti dari kecintaan dari kita.Tapi aku yakin bahwa engaku telah melakukan itu.

    Salam sama mamamu ya, terima kasih ya postingan ini. oke

  16. kezedot says:

    salamkan salam hangat blue dan kezedot tuk mamahmu yang saat ini berULTAH
    semoga segala keinginan dan harapan semua anak anak,cucu cucu serta sanak saudara Mamahmu terkabulkan…………….
    salam hangat dalam persahabatan bersama blue dan kezedot

  17. geRrilyawan says:

    baru tahu kalo ganti theme ra…
    salam untk mamamu…selamat ulang tahun.

  18. goenoeng says:

    betapa beruntungnya mamamu, mempunyai putri yang begitu lembut dan perhatian, Desya.

    titip salam untuk mamamu, tolong sampaikan juga ucapan selamat ulang tahun dariku ya…🙂

  19. Ih, si Mentari Kecil ini, rawiannya indah betul. Pasti mama tersenyum bahagia sembari berkaca-kaca saat membacanya di kantor.

    * * *

    Tanteee…… Si Meong Kecil udah mulai nakal nih, Tanteee…
    Marahi aja, Tanteee…

    Eh, selamat ulang tahun, Tante. Hehe.

    • radesya says:

      Tidak hanya berkaca-kaca, tapi sangat terharu…

      Eit, meong besar ngadu nih ceritanya…

      Jangan percaya Ma.., aku nggak nakal koq.., dia tuh yang nakal..😀

      mama bilang terima kasih atas ucapannya kak..

  20. INDAH REPHI says:

    selamat ulang tahun buat mama ya saaayy ^^v

  21. racheedus says:

    Alih-alih membentak, apalagi memukul, mendesiskan “Ah!” saja kepada sang bunda adalah tindakan tiada jatmika di mata-Nya.
    Selamat ulang tahun untuk ibunya, Radesya.

    • radesya says:

      Iya Om, aku nggak pernah bentak mama koq, tapi pernah bilang Ah, misalnya disuruh makan, aku bilang ‘ah, ntar ja ma..’
      nggak boleh ya om?

      Makasih atas ucapannya ya om..

    • radesya says:

      @BUAT SEMUANYA
      buat kakak-kakak dan kawan-kawan semuanya, aku atas nama Mama mengucapkan banyak terima kasih atas doa dan ucapannya…
      Sekali lagi, terima kasih banyak ya..

  22. Salam untuk Ibu-mu ya ra..

  23. senoaji says:

    yang aku rasakan adalah tidak adanya pegekangan kata-kata terindah untuk melukiskan sosok seorang ibu. selalu indah selalu sarat dengan pemujaan..

  24. kezedot says:

    siang sahabat

    gimana lue dimata u sebagai seorang sahabat?

    salam hangat dalam persahabatan bersama blue dan kezedot

  25. achoey says:

    Lagi2 terungkaplah kebaikanmu
    Seorang anak yang bijak

    Selamat ULTAH buat mama
    Moga tambah bahagia menjalani hidup

  26. sopyanetawa says:

    kunjungan salam kenal aja mas

  27. indo says:

    Speachless….^_*

  28. Murid Baru says:

    Selamat ultah, mama… Kasihmu tak pernah terputus. Engkau baik, mama… Boleh ya Ma, bila anakmu melebihi kebaikanmu…
    S’lam hangat untuk orang hebat…😀

  29. Rindu says:

    Kangen Ibu … semoga Ibu bahagia dirumah ALLAH. Salam untuk Ibu ya sist, happy birthday, I love her too🙂

  30. Sud says:

    Kita g tau betapa sakitnya ibu bahkan sampe mempertaruhkan nyawanya saat melahirkan kita,setelah lahir kita selalu menyusahkanya mana balas budi buat ibumu kawan?

  31. heru says:

    Ibu emang sangat berharga bagiku
    Aku tak dapat bayangkan jika di dunia ini gak ada sosok Ibu….
    Ibu Radesya udah punya anak beum???
    Loh kok….
    He3X….

  32. kezedot says:

    selamat menikmati akhir pekannya sahabat

    bahagia selalu ya
    salam hangat dalam dimensi persahabatannya blue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s