Mata Menangis

Mata adalah jendela dunia, maka rawatlah mata anda dengan baik, gunakan untuk memandang yang baik juga. Karena mata juga anugerah terindah yang diberikan Tuhan pada kita. Mata juga cerminan dari hati kita, karena mata tidak bisa berbohong. Dikala kita sedih, bahagia, marah, bohong, semua bisa terlihat dari mata kita. Aku merasa bersyukur sekali karena  masih diberi penglihatan yang baik, meskipun lagi sakit mata (bukan karena aku suka ngintip lho…, sungguh aku gag pernah ngintip koq ). Baru sakit seperti ini saja sudah merasa sangat tidak nyaman. Bahkan mengetik ini saja kadang sambil terpejam. Apalagi dengan saudara-saudara kita yang dari lahir atau karena suatu hal terpaksa tidak bisa melihat indahnya dunia. Tentu akan merasakan lebih dari apa yang aku rasakan saat ini. Thx Allah…..

mata lagi melirik

mata lagi melirik

Dulu aku tak pernah pikirkan kenapa aku menangis, kalau aku merasa sakit ya langsung saja dengan spontan menangis. Hingga pada suatu malam aku pernah mendengar mama lagi nangis. Kemudian malam berikutnya juga. Sejak saat itu aku mulai bertanya, kenapa mama menangis? Kenapa kita bisa menangis? Dan aku sadari, ternyata yang sering menangis itu adalah kaum perempuan. Tak peduli masih kecil atau perempuan dewasa juga menangis. Meskipun dulu teman kecilku, Edo (laki-laki) suka sekali menangis, dia anak paling cengeng yang pernah aku kenal. So.., menangis itu bisa dilakukan siapa saja tanpa memandang apapun. Karena terkadang hanya dengan menangis saja yang bisa mengobati perasaan kita.

mata abis nangis

mata abis nangis

Kenapa kita bisa menangis? Kata mama karena kita memiliki air mata. Trus aku bertanya lagi, kalau kita tersenyum apa karena kita punya senyuman? Mama tertawa mendengar pertanyaanku waktu itu. “kalau mama tersenyum, itu karena kamu lucu” , itu jawaban mama. Kemudian aku kembali bertanya,

“kenapa mama menangis?”

“Tidak apa-apa, mama cuma keluarkan simpanan air mata yang sudah menumpuk”

“Seberapa banyak simpanan air matanya?”

“Mungkin berjuta-juta liter” ucapa mama sambil cubit pipiku

“hahaha…, bisa buat berenang dunk ma…”

“Kalau kamu sudah gedhe, pasti akan mengerti, udah jangan sok tua gitu”

Sebenarnya dulu aku penasaran ingin tau jawabannya. Hingga semua itu berlalu dengan sendirinya. Kehidupan yang selalu berjalan banyak mengajari aku akan banyak hal, termasuk kenapa aku bisa menangis. Seperti halnya mama yang juga menangis.

Saat aku sakit, aku sering lihat air mata mama yang sering keluar, meskipun saat aku lihat mama buru-buru menyeka air matanya itu. Tapi aku tau ma…, kalau mama habis menangis. Tapi mama berusaha tersenyum agar aku tidak sedih. Hingga pada suatu malam aku pernah melihat mama kembali lagi menangis. Saat aku bertanya, mama menjelaskan banyak hal. Kadang-kadang perempuan mengeluarkan air mata tanpa alasan yang jelas. Allah menciptakan perempuan dengan begitu indahnya, dari bentuk fisik sudah beda dengan laki-laki. Hingga pakaiannya pun bisa dibuat macam-macam dengan indah, tidak seperti laki-laki yang hanya itu-itu saja modelnya. Perempuan juga diciptakan dengan perasaan yang peka, hati yang sabar, bisa melahirkan, memiliki kasih sayang dan cinta yang tanpa batas. Perempuan juga bisa bertahan hidup lebih lama dibanding laki-laki, bukannya banyak  kaum janda yang ditinggal mati suaminya terlebih dahulu? Dan bla…bla…bla…., penjelasan mama tak bisa aku tulis semua karena terlalu panjang. (bukan bahas menangis saja, tapi macam-macam tentang perempuan)

Tapi memang benar sih, terkadang perempuan itu tak butuh alasan yang jelas untuk menangis. Aku sendiri kalau mau dapet suka sekali menangis tanpa sebab. Perempuan juga memiliki tubuh yang lebih indah dari laki-laki, memiliki tangan lebih kecil, pinggang lebih kecil, bahu juga lebih kecil, tapi dari bahunya yang kecil itu, perempuan bisa menahan beban seluruh dunia. Dari bahunya yang kecil itu juga, dulu kita sering terlelap dan merasa nyaman berada dalam buaiannya. Perempuan juga mampu melahirkan dari rahimnya, meskipun saat melahirkan merasakan sakit yang luar biasa, bahkan nyawa adalah taruhannya. Namun begitu terkadang masih sering mendapat cerca dari anaknya (semoga kita tidak seperti itu ya..), tidak seperti laki-laki yang tidak tahan menahan sakit saat di sunat, banyak yang menangis, bahkan ada yang sampai dewasa belum berani disunat, berarti kaum laki-laki lebih takut merasakan sakit.

Perempuan juga memiliki perasaan yang lebih peka, kasih sayang yang tulus untuk menyayangi dan mencintai anak-anaknya dalam kondisi apapun, walau begitu masih banyak anak yang menyia-nyiakan ibunya, melukai perasaanya, melukai hatinya, tak patuh perintahnya, tak turuti nasehatnya. Mungkin benar juga ungkapan “kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah”.

Perempuan juga memiliki sentuhan yang lembut. Dulu saat aku masih kecil dan tidak bisa tertidur karena takut, mama akan usap-usap kepalaku, dan karena kelembutan dan kasih sayangnya itu, aku jadi bisa tertidur dengan nyaman. Perempuan juga memiliki kekuatan bertahan hidup, keuletan dan kesabaran. Pantang menyerah disaat semua orang sedang putus asa. Dan tetap semangat menghadapi hidup. Walau ia letih, lelah, sakit, tak pernah berkeluh kesah, tatap semangat demi buah hatinya. Demi keluarganya. Bisa menjaga anak-anaknya, melindunginya, merawat suaminya juga. Mendampingi suaminya dalam masa-masa sulit sekalipun. Karena perempuan itu tercipta dari tulang rusuk pria. Bukankah tulang rusuk yang menjadi pelindung hati dan jantung agar tidak terkoyak?

Perempuan juga bisa menjadi penasehat yang baik bagi suaminya, mengarahkan suami agar tetap berbuat baik, saling menyayangi, saling melengkapi dan mendukung (makanya, bagi yang gag berniat menikah sungguh kalian akan rugi…🙂 )

Dari semua kelebihannya itu, perempuan juga memiliki kelemahan yaitu mudah sekali menangis. Tuhan menciptakan air mata buat perempuan agar ia bisa menumpahkan seluruh perasaannya. Perempuan lebih memilih menangis dari pada bertindak, inilah kelemahan perempuan yang selalu mendahulukan perasaannya dari pada berpikir secara rasional.

Air mata keluar disaat manusia tidak bisa membendung perasaan yang tak bisa ia ungkapkan dengan kata-kata. Entah itu terlalu sedih, kecewa,terharu, sakit hati, bahagia, benci, rindu, cinta, sayang, dan masih banyak lagi lainnya. Allah menciptakan sesuatu pasti sudah tentu ada gunanya. Bahkan air mata sekalipun. Coba bayangkan kalau tak ada air mata. Karena mata kita akan kering. Mata kita juga bisa rusak karena kotoran yang masuk ke mata kita tak bisa dibersihkan. Trus mata kita juga gag bisa membuka dan menutup.Sakit mata itu nggak enak banget lho…, seperti aku saat ini. Ih…, pedih, buat membaca juga nggak enak 😦 .

mata lagi senyum

mata lagi senyum

Jangan takut untuk menangis kalau memang perlu kita untuk menangis. Bagi cowo juga boleh menangis koq, tak ada salahnya kita menangis, asal jangan terus-terusan menangis. Tapi senyuman tetap yang paling indah lho…., hidup itu memang harus seimbang, kadang kala kita harus menangis, tapi juga tersenyum🙂

This entry was posted in Kehidupan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

43 Responses to Mata Menangis

  1. rismaka says:

    Dek…?
    mata itu… sepertinya ku benar-benar mengenalnya…

  2. a says:

    ahahaha sok tua…

  3. a says:

    menahan beban seluruh dunia? ahahah lebay deh bang…

  4. nakjaDimande says:

    hahhha, bundo sekarang bisa menandai desya klo nanti ketemu.. ada tahi lalat diatas mata indahnya..

    btw: emang siapa siyh cowo yang desya bikin menangis?🙄

  5. atmakusumah says:

    Mata yang indah…
    Air mata kadang jadi ungkapan hati dalam mengungkanpkan kejujuran rasa…
    Mata anugrah yang indah dari Tuha, sdh selayaknya kita bersyukur dgn apa yg kita peroleh…

  6. Zulhaq says:

    mata adalah pancaran keindahan. dia bisa menggambarkan kondisi seeorang. susah senang bisa dia liputi. hhmmm, semoga rara yang lagi sakit mata, segera sembuh yah. biar bisa menatap keindahan dunia dengan sempurna lagi🙂

    jangan pernah membiarkan air mata mengalir di balik keindahannya ra, biarkan dia menikmati segala sesuatu dibalik senyuman, entah dalam kondisi apapun itu🙂

  7. dasir says:

    salam kenal Radesya..sering aku juga menangis jika pas idul fitri sama ibu bapak, malah diketawain ponakanku, katanya paman itu cengeng..hihihi jadi malu..jangan menangis lagi ya semoga kunjunganku membuat radesya makin senang.salam persahabatan..

  8. indra1082 says:

    Menangislah bila harus menangis…😥

  9. rizal says:

    memang cocok menangis untuk segala expresi,,
    gak disaat sakit aja, tapi bahagia sampai kematian pun kita berexpresi dengan menangis…
    tapi sesungguhnya menangis berlebihan dan menangis keseringan
    itu tidak baik,, secara berlebihan dan keseringan akan menjadi image yang negatife disebut dengan orang yang lemah..
    jadi adek,
    aku yakin kau wanita terkuat (tapi bukan ade ray)
    kau wanita yang tidak putus asa ( tapi bukan naruto yang selalu tidak putus asa)
    kau wanita yang tegar ( tapi kamu bukan judul lagunya rosa)
    tapi kamu rara ajeng dewantari radesya,, yang lebih kuat di bandingkan dengan ade ray dan sekalipun naruto….
    jangan lah image itu terlekat di dalam diri mu,,,

    • radesya says:

      emang sih kak..

      tenang ja…, aku bukan anak cengeng yang dikit-dikit nangis gitu…, biasanya kalau ada hal yang menyedihkan gitu suka gag tahan kalau gag nangis..

      aku akan jadi wanita yang kuat, insyaallah…🙂

  10. Wong Jalur says:

    Kata orang bijak: Menangislah ketika engkau ingin menangis, sebab menangis itu bisa menghilangkan setengah bebanmu meski sesaat. Emm..tp ada juga lo nangis bahagia, jd…

  11. Racheedus says:

    Tuhan memang Maha Mengetahui dan Maha Bijak. Betapa banyaknya manfaat mata dan air mata. Dengan air mata yang mengalir menangis, manusia bisa mengekspresikan perasaannya tanpa harus repot2 mengeluarkan biaya.

  12. Pengelana says:

    Menangislah, bila harus menangis karena kita semua manusia
    manusia bisa terluka , manusia bisa menangis
    dan manusia pun bisa mengambil hikmah ( Ahmad Dhani)

  13. AtA chan says:


    Tuh kan kalo mid test musti belajar, jangan lirik2 jawaban temen..
    Jadi sakit mata deh hihi..kidding Ra😀

  14. geRrilyawan says:

    mengeluarkan simpanan air mata yang menumpuk hehehe…lucu juga mama kamu. tapi itu jawaban yang bijak…

    saya juga pernah nangis kok…padahal cuma nonton film aja…huhuhu…

  15. depz says:

    mata yang indah
    akan semakin indah ketika ceria dan senyum dan tawa yang menjadi pelengkapnya

  16. dasir says:

    Pagi sahabat..olah raga yuuk..

  17. Mata adalah jendela jiwa Ra!
    Cantik jiwa terpancar dari situ, juga resah dan gulana.
    Moga sakit matamu cepet sembuh ya🙂

  18. jojo says:

    jgn menangis(sedih) lagi rara….

  19. edratna says:

    Lama tak kesini Desya….

    Air mata bisa berarti macam-macam apalagi untuk kaum perempuan, ada air mata terharu, air mata sedih, air mata kecewa, bahkan air mata bahagia…..
    Mungkinh karena sering mengeluarkan air mata ini, kaum perempuan terlihat lebih tabah, a tentu saja karena segala uneg2 keluar melalui air mata. Jadi, jangan malu mengeluarkan air mata

  20. Hariez says:

    memuja Perempuan adalah satu kebanggaan yang tak bisa di ungkapkan, makanya dari mata saja, kaum hawa lebih bisa menuansakan isi hatinya😀

    dan ketika baca perbedaanya dengan kaum pria, seperti yang kau tulis seperti “tidak seperti laki-laki yang tidak tahan menahan sakit saat di sunat, banyak yang menangis, bahkan ada yang sampai dewasa belum berani disunat, berarti kaum laki-laki lebih takut merasakan sakit.” hahahaha…:mrgreen: jadi malu😳

  21. narpen says:

    Wah waktu baru masuk kuliah, gw pernah sakit mata tu ra.. seinget gw sih pertama kalinya sakit mata (dan ga mau ngulangin deh :D). Ga enak, karena diliatin banyak orang. Mata jadi bengkak. Orang2 pada menghindar takut ketularan..
    Kira2 seminggu sembuh kok. Udah ke dokter kan?🙂 Biasanya dikasih obat tetes mata yang ada lingkaran merahnya.. Cendo citrol atau apa ya namanya.. lupa

  22. achoey says:

    dan mata itu tampak indah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s