Pelajaran Hidup

Kawan…, dibalik musibah yang kita terima pasti selalu ada hikmah yang bisa kita ambil. Saat aku harus sakit mata berhar-hari, aku sedih sekali, kecewa, merasakan sakit juga, karena sebelumnya aku belum pernah maerasakan sakit mata. Mungkin dulu waktu kecil pernah, tapi aku lupa. Yang paling menyedihkan, aku harus menghentikan kebiasaanku sebelum tidur yaitu “membaca buku”. Buku bagiku adalah pengantar tidur yang memberikan segudang ilmu padaku. Buku sudah seperti asi bagiku. Karena sejak kecil cuma buku yang selalu temani hari-hariku. Meskipun begitu mataku masih normal lho…,  aku bukanlah anak pintar, tapi aku gemar sekali membaca. Terkadang hingga aku terlelap sambil memeluk buku.

Karena sakit mata, banyak sekali jadwal yang tertunda. Janji yang belum terpenuhi (maaf kak…). Tugas-tugas yang menumpuk, aku juga harus menghentikan juga kebiasaanku menulis, sungguh jari-jari ini ingin sekali menari-nari lagi seperti biasanya, menulis apa saja yang ingin aku tulis dan masih banyak hal yang tidak menyenangkan lainnya yang aku alami. Hingga aku sering mengeluh dan mengaduh…. Tapi semua itu lantas menyadarkan aku akan satu hal. Mata adalah karunia yang tiada tara indahnya yang diberikan Tuhan pada kita. Berulang kali aku berucap syukur (alhamdulillah ya Allah) karena masih diberi kesempatan untuk menikmati indahnya dunia ini. Masih bisa melihat hamparan samudera biru yang luas, gunung-gunung, pohon-pohon, dan banyak lagi pemandangan alam yang indah. Sedangkan di luar sana masih ada yang tak bisa menikmati itu semua. Jadi teringat cerita kakakku tentang seorang gadis buta.

Ada seorang gadis buta . dia sangat membenci dirinya sendiri karena ia terlahir dalam keadaan buta. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri yang ia benci tetapi dia juga membenci semua orang yang ada di sekitarnya. Meskipun ia buta, tapi ia memiliki wajah yang cantik, hingga ada laki-laki yang jatuh hati padanya, lantas menjadi kekasihnya.  Dan Kekasihnya itu selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Selalu memberi semangat dan dukungan tiada henti. Tapi gadis itu tidak mau menikah dengan kekasihnya itu sebelum ia bisa melihat dunia.

Hingga suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya. Yang akhirnya gadis buta itu bisa melihat semua hal. Ia bisa melihat keindahan dunia yang sebelumnya belum pernah ia lihat sama sekali. Termasuk melihat kekasihnya yang selama ini mendampinginya dan membantunya dengan setia. Kekasihnya bertanya, “Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?”

Gadis ituterperanjat dan  terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dan ia menolak untuk menikah dengannya. Kekasihnya pergi dengan membawa sejuta pilu di hati, namun sebelum ia pergi, ia meninggalkan sepucuk surat singkat kepada gadis itu,  “Sayangku, tolong jaga baik-baik mataku”. Ternyata sepasang matanya telah ia relakan untuk gadis yang ia cintai itu. Namun justru gadis itu telah berubah pikiran.

Dari kisah itu, banyak sekali pelajaran hidup yang aku terima, bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah . Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan membantu, bahkan di saat yang paling menyakitkan.  Kisah ini juga membuatku mengerti akan hidup. Dan kita harus selalu bersyukur atas apa yang diberikan Tuhan pada kita. Baik itu sehat, sakit, sedih, bahagia, susah maupun senang. Semua harus kita terima dengan ikhlas.

Kisah itu menyadarkan aku agar bisa instropeksi diri agar menjadi manusia yang lebih baik lagi….(duh…, desya kan bandelnya gag ketulungan)🙂 .  Dan note ini akan selalu menemani hari-hariku, yang akan selalu menjadi pengingatku sebelum bertindak baca: desya ingin jadi anak manis yang baik hati.

Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar.
Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.

Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu.
Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum merengek karena harus menyetir terlalu jauh
Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.

Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu.
Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi mennggalkan dunia ini.

Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkanatau menyapu lantai
Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan kotor kepanasan, kehujanan.

Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu.
Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan yang telah kehilangan pasangan hidupnya.

Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu.
Ingatlah akan seseorang yang begitu mengaharapkan kehadiran seorang anak,
tetapi tidak mendapatkannya.

Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu
Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.

Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain
Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.

Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu
Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan
karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.

Tak ada manusia yang sempurna di dunia ini, semua pernah melakukan kesalahan. Tapi jika kita mau bertaubat, Tuhan selalu membuka pintu maafnya bagi kita. Asal dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan lagi. Hidup ini adalah anugerah , jangan kita sia-siakan anugerah itu.

P.S

Buat criminal cat, thx for all, kakak terbaik yang aku miliki di dunia ini, atas semua kasih sayang yang telah kakak berikan, atas nasehat juga semangatnya. ajeng  akan belajar dengan rajin koq, jangan lupa pesananku (kanvas, teddy yang gedhe, coklat yang banyak) *pemeras sejati*

This entry was posted in Kehidupan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

38 Responses to Pelajaran Hidup

  1. atmakusumah says:

    Cerita nya inspire banget ya…kasian ya cowoknya ditinggal pergi…hemm kita mesti banyak2 bersyukur ya dengan segala yang sdh Tuhan berikan sama kita…
    jadi sekarang kamu dah bisa blogwalkin lg dong… ditunggu ya…🙂

  2. Ga says:

    Rara…
    Skali lg mbwatku brpikir…krn slma nh kurang bersyukur thdp yg dmiliki..
    Mdh2an blm trlambat utk brubah…
    Terimakasih rara..
    Terimakasih U11279..

  3. kaka says:

    Sama kayakdi Fb ajah dah komen-nya..hahai

  4. depz says:

    hore..hore
    udah bs posting lg.
    memang, kita dpt belajar banyak dari apa saja yg kita alami.
    ceritanya pun menginspirasi.
    nice dek

  5. narpen says:

    ahahaha… yang ini nih. bener banget.
    “Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu.
    Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.”

    Barusan gw masak sendiri ra. Keasinan. Ya ga sampe mengeluh sih. Tapi bener juga ya🙂 masi untung ada yg bisa gw makan.
    Ah.. dipikir2 akhir2 ini gw banyak tidak mensyukuri yang gw miliki..
    Mengeluh bosan. Mengeluh pulsa mahal. Mengeluh kerjaan ga beres2.

    makasih postingannya ra..

    • radesya says:

      wah.., kakak bisa masak juga? pinter deh…, kayak bibi ja kalau mask juga suka asin gitu…, yang penting buat pengalaman ja kak…, kan besok kalau masak jadi gag keasinan lagi🙂

      terkadang manusia itu butuh mengeluh juga kak🙂

      sama-sama kak🙂

  6. AtA chan says:


    Ok kesimpulan pelajaran hari ini bersyukur dan gak boleh mengeluh..
    Betul kan bu guru Rara..?

  7. achoey says:

    kau memang cerdas adikku
    pandai mengambil hikmah

    akhirnya kita kembali bersua ya🙂

  8. Racheedus says:

    Wah, serasa mendengar petuah nan bijak dari seorang perempuan berumur di atas lima puluh. Tulisanmu jauh melebihi usiamu, Desya. Salam hangat.

  9. Tulisanmu indah seperti biasanya Rara🙂
    kmrn mo komen di FB terlupa.
    Ah ya.. memandang kebawah membuka mata hati kita🙂

    salam, EKA

    • radesya says:

      tulisan kak eka lebih indah…🙂

      makasih ya kak, dah berkenan baca tulisan aku, benar kak…, jangan selalu memandang ke atas, ntar bisa kelilipan😀

      salam juga…

  10. zulhaq says:

    rara…
    begitu dalam rangkaian kata yang kau toreh. membuka mata hati yang begitu kelam akan hal duniawi dan ketidakpuasan. semoga apa yang kita miliki, kita hadapi, senantiasa kita syukuri keberadaannya🙂

  11. Pengelana says:

    Susah senang Pahit manis adalah bagaimana kita menyikapi, pahit bisa terasa manis dan juga manis bisa terasa pahit. tapi tanpa pahit manis tak berarti.

  12. arif pribadi dukung kpk says:

    tetep salut bwt ajeng, terus berkarya ya…
    setiap kejadian adalah pelajaran yg berarti bwt kita, bahkan seoarng buta pun ttp hrs bersyukur dengan kebutaannya palagi kita yg bisa melihat.

  13. a says:

    cewe emang jahat jahat…

  14. adams says:

    wah siiip.. moga tambah dewasa neh.

  15. Afdhal says:

    adem dan dalam

    *gitu ajah*
    hai ra…kabar sehat kan???

  16. Syafiq says:

    Hi de’sya,

    ikut berkunjung ah,
    hari ini baru baca sebuah kalimat yang sejalan dengan tulisanmu,

    “being happy doesn’t mean that everything is perfect. it means that you’ve decided to look beyond the imperfections”

    jadi syukurilah apa yang kita miliki sekarang karena kesempurnaan bukan milik manusia

  17. dasir says:

    Hal2 yang membuatku makin mengerti akan kehidupan.. Smg ku bs lbh brsxukur atas nikmat yg Alloh berikan. Salam Hangat Selalu

  18. Nikmat apa yang hendak didustakan … pengalaman yang membukakan hikmah dalam tulisan

  19. Eycha says:

    mba…bagus bgt…aku posting ke blog aku yah mba…

    blog aku itu berisi koleksi crita crita inspirasi kya gini…
    jadi aku mau hatur nuhun untuk naro ini di blog aku…

    ^_^
    terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s