Bicara pada Tuhan

nature_aurora

Tuhan….

Hari-hari makin menepi dan senja telah menggulung sunyi

Malam tiba di ujung mata

Aku tersedu saat alamanak yang tanggal dan nama-nama yang berjatuhan

Sengaja aku tulis bait-bait ingatan

Sembari melafazkan ayat-ayatMu

Aku telah menerima segala yang terjadi

Lewat ratap-ratap yang tak mampu kumengerti

Tak aku umpati semua hidup yang telah kujalani

Namun aku berdoa padaMu….

Jadikan aku lebih shaleha bukan karena aku berharap surgaMu

Tuntunlah aku selalu berbuat baik bukan karena aku takut akan siksaMu

Iklaskan hati hanya karenaMu

Ampuni semua dosa-dosaku

Karena Engkaulah yang punya samudera maaf atas segala khilaf

Tuhan…

Saat air mataku jatuh meleleh terecap asin

Seperti hidangan santap malam yang tertelan di kerongkongan

Ayat-ayatMu masih kudengungkan

Dalam sepi yang tak bertepi…

Meskipun aku telah mengunci sepi ke dalam almari

Hingga aku lelah dan rebah

Ada rindu sendu menggantung di dinding hatiku

Tiap kali aku mengingatMu

Aku bicara padaMu Tuhan…

Saat kunang-kunang telah lelah menyinari batu-batu hitam

Saat embun melekat pada dedauanan

This entry was posted in sajak and tagged , , , . Bookmark the permalink.

35 Responses to Bicara pada Tuhan

  1. atmakusumah says:

    Subhanallah De Ra…
    Renungannya bagus, semoga harapann dan keinginannya dikabulkan olehNya, dan semoga Istiqomah meraih derajat wanita Sholehah…Amin

  2. zulhaq says:

    Perenungan yang begitu dalam untuk meninggalkan tahun lama dan menyambut tahun yang baru…

    selamat tahun baru ra🙂

    semoga selalu dalam lindunganNYA dan semoga selalu di tuntun menuju cinta dan ridho NYA amieeennn…

  3. Pengelana says:

    Jika aku taat kepadaMU karena berharap surgaMU, maka jauhkanlah aku dari surga
    jika aku takut kepadaMU karena takut nerakaMU, maka masukkan aku kedalamnya.

  4. :) says:

    ini bukan tentang surga dan neraka
    tapi sejauh mana engkau mengenalNya

    sesungguhnya para sahabat meminta surga padaNya
    dan berlindung dari siksa nerakaNya

    adakah engkau merasa lebih baik dari mereka?

    sepi hanyalah sebuah misteri
    maka yang engkau jalani mestinya adalah
    janji yang pasti

    belajarlah dengan sungguh-sungguh…
    sesungguhnya aku berharap agar engkau menjadi manusia yang berbeda….

    • radesya says:

      Apa ini engkau kak? Benar ini engkau? Btw bukan itu maksud aku. Aku hanya belajar tulus, ikhlas tanpa mengharap apapun.

      Tentu saja aku manusia hina dan bodoh penuh dosa juga, gag akan bisa disamakan dgn nabi” kita. Tapi bukan itu maksudku, maaf aku susah jelasinnya

      karena aku belajar makanya jadi tau, tapi aku akan berusaha lebih baik lg, makasih nasehatnya🙂

  5. racheedus says:

    Nabi Muhammad adalah kekasih Allah, manusia paling dekat dengan-Nya. Namun dengan rendah hati, beliau masih berdoa agar diperkenan masuk surga dan dijauhkan dari siksa neraka. Doa beliau tak secuil pun mengurangi cinta pada Allah.

    • radesya says:

      Bukan itu maksudku Om.., tentu saja tiap hari desya berdoa agar dijauhkan dari api neraka, apalagi aku sadar mungkin dosa”ku tuh sangat amat besar. Tapi aku hanya belajar ikhlas, semua aku lakukan hanya karena mencari ridhoNya, Allah akan lebih tau tentang itu.

  6. attayaya says:

    mensyukuri
    tulus dan ikhlas
    akan mendapat
    balasan yang lebih dari-Nya

  7. Copet sejati says:

    Aku selalu salut ma karya2 km,,
    Begitu juga dgn kepribadian km,,,

  8. Copet sejati says:

    Aku selalu salut ma karya tulis kamu,,,
    Begitu juga dgn kepribadian kamu,meski aku belum pernah bertemu langsung dgnmu,tp aku yakin,bahwa kamu adalah gadis yang sangat baik.

  9. Shaquille says:

    :bz :bz :bz
    He/She’s not me, just another one who cares to ya

    Assalamu’alaikum dek.. ku harap masih bisa ku berjumpa denganmu dengan kondisi yang jauh lebih baik dari yang sekarang. I’ll see you

  10. Shaquille says:

    Rasulullah (manusia terbaik) shallahu ‘alaihi wasallam telah mengajarkan kepada umatnya sebuah doa agar kita memohon surga dan dijauhkan dari siksa api neraka. Namun entah kenapa banyak orang yang lebih suka “masuk neraka karena mengharap kasihNya”. Ini sesuatu yang sangat aneh…. Sesungguhnya Kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada hamba-hambanya adalah dengan dimasukkannya ke dalam surga dan dijauhkan dari panas api neraka.

    Aku tau maksudmu bukanlah seperti itu. Namun, sebagai umat islam, seyogyanya kita mengikuti apa-apa yang telah dicontohkan oleh Nabi kita shallahu ‘alaihi wasallam untuk memohon kepada Allah surga dan memohon dijauhkan dari api neraka, bukan malah memohon untuk dimasukkan dalam neraka serta dijauhkan dari surga. Itu hanyalah perbuatan orang-orang yang bodoh saja

    • radesya says:

      Maaf kak, ni kakak juga gag ngerti maksudku, apa dari tulisanku itu ada unsur aku minta dimasukin ke neraka? Bukan itu maksudku, ah gag ngerti deh..

      Intinya, dalam berbuat kita tak boleh mengharap imbalan gt ja, tapi kalau kita berbuat jahat, ingat ja pada neraka, sehingga gag jadi berbuat jahat

      jika aku seperti yg kakak katakan, maka celakalah diriku ini, aku bukan orang sombong dan bodoh, tapi berusaha menjadi lebih baik lagi🙂

      *tiduran lg, masih pusing*

      • Shaquille says:

        Aku bukan mempermasalahkan tulisanmu, tapi mempermasalahkan salah satu komentar yang ada di atas…

  11. aku menyukai postmu kawan
    salam hangat dari blue

  12. depz says:

    wahh rasanya dah lama bgt ga maen ksini🙂

  13. Afdhal says:

    puisimu selalu indah
    titik

  14. sebuah cinta sederhana: berbuat terbaik agar Dia selalu tersenyum. utamakan Dia, sematkan NamaNya dalam sanubari. agar setiap aktivitas adalah cinta yang manifest, rindu yang tak terperi. dan tak akan mau kita membuatNya cemburu dengan menomorsatukan hal-hal duniawi.

    karena senyumNya senilai surga, dan cemburuNya adalah neraka.😉

  15. blog walking dimana2 hahaha..

    memang bener ada keistimewaan dalam diri desya..seperti kamu menceritakan melihat orang dengan pakaian raja lengkap..dan cerita kamu waktu sakit..percintaanmu dengan Tuhanmu lah yang menyebabkan ini terungkap..dan masih banyak rahasia didalam rahasia yang akan desya temuin..karena keintiman desya dengan Tuhan..

    saya bukan orang baik..tapi baru kali ini aku temuin orang masih muda benar2 “bersyahadat” dan bukan membaca “syahadat”..karena beda pengartiannya..tingkat kepasrahan yang begitu dalam untuk Lillahita ‘ala nya..

    kamu memiliki bentuk munajat yang berbeda dan mungkin akan sulit dipahami oleh kebanyakan orang..tapi inilah perjalananmu..

    memang ini bukan masalah surga atau neraka..tapi inilah bentuk “percintaan” yang keindahannya pun ditemukan diatas kotoran..dan bukan pula hebat atau kebanggan kamu dapat menyelaminya..tapi inilah proses “menghamba” yang benar2 “menghamba”..seperti Nabi yang selalu dituntunNya sebelum cahaya..

    Subhannallah

  16. Subhanallah, Desya.
    indahnya pengaduanmu pada Allah swt,
    bunda merinding bacanya dgn derai air mata , merasa malu pada mu yg begitu ikhlas mengharapkan ridhaNYA.
    Semua Allah swt selalu menganugerahi kita semua dgn rahmat dan berkah ampunanNYA,amin.
    salam.

  17. Didien® says:

    tulisanmu membuat saya bergetar dalam jiwa saya ra…semoga Allah selalu mengabulkan doa² kita yah…amin

    salam, ^_^

  18. d-Gadget™ says:

    kalo saya berharap ampunan dan pintu syurga-Nya amin…

  19. yos says:

    bicara pada tuhan!!
    jadi keiinget nabi musa, hehe..

  20. Tulisan yang bagus. Membuat saya ikut merenung.

  21. Edwas says:

    Amazing! Not clear for me, how offen you updating your radesya.com.
    Thanks
    Edwas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s