Cinta Laut kepada Senja

Akhirnya bisa update juga, rasanya kangen juga menulis. Semoga masih ada yang mau baca tulisan aku, meskipun tulisan gag berguna seperti ini ^^. Kali ini aku hanya ingin menulis cerpen saja (moodnya nulis gag jelas):mrgreen:

Mulanya semua berjalan seperti biasanya. Laut menghempas menyampaikan kabar pada pasir putih, atau bergelombang bercanda dengan batu karang. Laut sudah terbiasa bercerita pada pasir putih, juga mengadu pada karang. Di suatu sore yang indah tiba-tiba Laut dikejutkan sesuatu yang indah di  langit. Dia begitu terpukau pada  semburat senja yang menyapu langit. Hingga tiap sore menjelang Laut selalu menunggui Senja dengan semburat jingganya . Hingga lama-kelamaan laut jatuh cinta pada Senja.

Awalnya Laut menyimpan rasa cintanya pada senja, entah berapa abad lamanya. Laut tak berani mengungkapakan rasa cintanya pada Senja di langit yang elok dan indah. Hari-harinya dipenuhi rasa gelisah.  Setiap kali senja datang menghiasi langit, laut hanya bisa memandanginya penuh takjub. Hatinya bergejolak, jiwanya merana. Begitu ingin ia bisa memiliki Senja. Ia selalu merintih dalam hati, ia begitu mendambakan Langit senja. Dan bila senja telah berganti malam, ia berharap waktu cepat bergulir agar keesokan harinya ia bisa bertemu lagi dengan Senja. Lama-lama laut tidak bisa memendam rasa cintanya pada Senja, ia begitu tersiksa karena sudah terlalu lama ia memendam rasa cinta itu.

Pada suatu sore senja datang dengan lembayung jingga yang bersinar sangat indah. Kali ini senja tampak lebih indah dari biasanya. Hingga laut enggan melepas senja dari pandangannya. Laut benar-benar takut kehilangan senja, dan berniat untuk memiliki senja selamanya. Kemudian ia menghempaskan tubuhnya ketepian untuk meminta nasehat pada pasir putih.

“Urungkan niatmu laut, kau tak akan mampu meraih senja, ia begitu tinggi tak terjangkau” nasehat pasir putih pada laut

“Aku harus mencobanya pasir putih, aku tak akan tau hasilnya sebelum mencobanya”

“Baiklah laut, mintalah bantuan pada angin, siapa tau angin bisa membantu”

“Angin? Ah iya, kenapa tidak terpikirkan olehku, aku akan bicara pada angin, terima kasih pasir putih”

Laut bergerak meninggalkan pasir putih dan memanggil angin. Tentu saja angin sangat terkejut mendengar cerita laut. Tapi akhirnya angin bersedia membantu laut untuk bisa meraih senja. Laut bersama angin menghimpun kekuatan. Angin mendorong tubuh laut setinggi-tingginya agar bisa mencapai senja. Segala kemampuannya dikerahkan dengan sekuat tenaga. Tapi tetap saja ia tak bisa meraih senja. Hingga semua benda yang berada dalam tubuhnnya yang bergerak oleng dan kepayahan. Kekuatan laut dan angin yang sangat dahsyat itu justru menyebabkan kapal-kapal yang berada di tubuh laut tergulung ombak laut. Hati laut remuk redam dan hancur, karena ia tetap tidak bisa menjangkau senja. Kemudian ia menghempasakan tubuhnya, gelombang laut yang menggulung tinggi itu akhirnya terhempas sampai kedaratan dan menyapu apa saja yang dilaluinya.

Tak ada yang bisa selamat dari kemarahan dan kekecewaan laut, dan inilah yang disebut bencana alam. Banyak orang yang tak bisa terselamatkan karena kemarahan laut. Tak ada satupun orang yang tau saat itu kalau laut sedang patah hati. Harapan untuk bisa memiliki senja pupus sudah. Hatinya semakin sakit. Tetapi laut masih tetap setia menunggui senja. Dan saking cintanya laut pada senja, ia menyamakan warnanya dengan warna senja tatkala senja datang. Bila senja berwarna keemasan, lautpun memantulkan warna keemasan. Bila senja meraut biru, maka lautpun ikut menjadi kebiruan. Cinta laut pada senja akan abadi sepanjang waktu.

Sudahkah kawans  bersedekah? Di bulan ramadhan ini perbanyaklah bersedekah, maka Allah akan melipatgandakan pahala kita. Bersedekah itu tak akan membuat kita merugi, justru kita akan mendapatkan banyak keuntungan, dan yang terpenting adalah iklas, berapapun jumlahnya tidak masalah. Tapi jika tidak ada sesuatu untuk disedekahkan, maka senyumlah, karena senyum itu juga sedekah yang paling mudah. Tapi senyum dengan tulus lho, jangan dipaksakan. Kita bersedekah yuk….🙂

This entry was posted in cerpen and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

38 Responses to Cinta Laut kepada Senja

  1. arif pribadi says:

    yuk…
    NB: sedekah ga akan ngurangi harta kita

  2. Ata says:

    ..
    Wah Cinta Laut yg menggebu-gebu telah bikin bencana..
    Untung deh akhirnya Happy ending..🙂
    ..
    *senyum*
    ..

  3. ketika tangan kita diatas, pasti akan memberikan rasa bahagia tersendiri, baik untuk kita dan mereka. jangan hanya melihat dari yang nampak, namun ungkapkan itu dengan penuh keikhlasan yang tulus jauh dari dalam lubuk hati kita.

  4. Clara says:

    cerita yang menarik mas

  5. Ifan Jayadi says:

    Bagus sekali ceritanya. Mencoba memaparkan sesuatu dengan bahasa2 kiasan dengan muaranya adalah sedekah.

  6. Ifan Jayadi says:

    Cerita yang inspiratif. Mengajak seseorang untuk rajin bersedekah

  7. hoho ngeri juga ya kalau laut jatuh cinta^^ cinta yang posesif emang mengerikan

  8. Untung cintanya laut gak terus2an di bantu angin, kalau gak khan bisa2 tsunami ………….
    insyaallah , walaupun diluar bulan ramadhan kita akan terus bersedekah.
    terimakasih krn telah mengingatka Desya sayang………..
    salam

  9. bangauputih says:

    kunjungan balik mba desya,🙂
    saya juga cinta banget ama senja yang jingga. saking cintanya, saya manggil suami dengan nama jingga padahal itu bukan namanya🙂

  10. Kalau bulang juga dimintain tolong, ombaknya bisa makin tinggi tuh.😛

  11. depz says:

    yuk yuk yuk berbagi
    berbagi tak akan pernah rugi

    btw poto2 senjanya kerennn😀

  12. ImUmPh says:

    cerita tentang awal tsunami bukan ??😀

  13. Realodix says:

    Bersedekan itu banyak manfaatnya.. Yang pastinnya bagi orang lain dan juga diri kita sendiri.. Bersedekah tentu tidak akan mengurangi harta kita, bahkan akan bertambah rezeki kita..

  14. julie says:

    gambar yang kedua itu bagus banget dek

  15. achoey says:

    Moga hati ini tertaut pada sedekah
    selalu🙂

  16. Didien® says:

    akhirnya update jugaaaa…
    ayo semangat donggg apdetnya

  17. Kuker says:

    berkunjung untuk bersilaturrhmi

  18. narp says:

    bentar desya.. aku gak dong hubungannya kisah cinta bertepuk sebelah tangan dengan sedekah, kekeke..
    apa kabar dirimu nak?🙂

    • radesya says:

      hihihi…., kakak jeli deh.., emang ini gag berhubungan koq.., yg sedekah itu cuma selipan aja😀

      alhamdulillah baik kak🙂
      kakak apa kabar nih? sepertinya tambah chubby ya? cocok dengan masakan Jepang kah? hihihi…

  19. JhezeR says:

    Gak kebayang dah kalo laut beneran bisa jatuh cinta

  20. kisahnya seperti pernah mengalami…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s