Tuhan…. Bisakah aku minta dispensasi?

Aku suka membayangkan jadi Nobita, bisa minta alat ke Doraemon yang bisa menghentikan waktu. Jadi aku bisa membuat waktu berhenti berputar. Hehehe…. konyol ya kan? Uhhh…. rasanya sebel juga kalau liat jam dinding yang bertengger itu, hari-hariku terasa makin dekat. Ingin rasanya buang semua jam yang ada di sini. Tapi kan itu namanya egois, yang perlu aku lakuin adalah…. menikmati setiap detik waktuku yang tersisa. Dan…. aku bahagia…. sangat sangat bahagia, karena aku ditemani sama orang-orang yang aku sayangi dan menyayangi aku dengan sepenuh hati….

Tuhan…. jika Engkau telah menakdirkan aku untuk menghadapMu di usiaku yang sekarang ini, bisakah aku minta dispensasi waktu? Berilah aku sedikit waktu lagi untuk menambah tabungan kebaikanku ya Allah Tuhanku…. rasanya tabunganku belum cukup untuk menjemput surgaMu…, aku masih banyak berbuat salah, masih sering merepotkan, kadang masih suka jahil. Aku ingin sekali berada di surgaMu…. bersama-sama dengan bidadari-bidadari surga….

This entry was posted in diary and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s